Jumat, 02 Maret 2012

Cerita Menjelang Kematian, Asuransi Jiwa dan Pendidikan Anak

Mas-mas , mbak-mbak dan adik-adik
sharing sedikit tentang Asuransi, Kematian dan Pendidikan Anak

Tidak ada yang tahu tentang nasib kita dimasa datang.
Kematian kita juga tidak tahu kapan menjemputnya. Namun saya ada cerita. Saya pernah sakit dan mengalami kondisi seolah-olah udah mau mati.
Datang malaikat penjabut nyawa, dan bertanya agak lembut " Bayu, Apa amalan kamu sehingga kamu pingin masuk surga ? "

cleguk......... wes gak iso njawab mas. Aku merasa selama ini cuman main-main thok.  Datang  kantor , kerjo, pulang akhir bulan nompo gaji.  Selama ini saya hanya memikirkan diri sendiri. Amalanmu buat agama, umat, makhluk  lain yang bisa engkau ceritakan dialam kubur apa ?

" Emang sholatmu diterima ? Sholat saja masih nggak kusuk, telat "
" Emang shodakoh kamu diterima ? Shodakohnya juga nggak seberapa dari gaji yang Alloh berikan "
 " pingin surga ?  Tesih tebih mas. Masih jauh mas ".

Pada saat itu saya teringat ayat " Ya laitani kuntu turoba " . Kata-kata golongan musyrikin saat yaumul hisab " Mending aku dijadikan tanah saja  "  Naudzubilah

Gemeter badan ini mas.
Ya Alloh, ampunilah hambamu ini, karena selama ini hanya bermain. Rob, aku takut engkau masukkan dalm kelompok musyrikin.
Saat itu saya memohon, diberi kesempatan hidup sekali lagi
Ya Alloh berikan saya kesempatan hidup lagi ya Alloh sehingga layak Engkau masukkan dalam SurgaMu. Ya Rob... jangan Engkau cabut nyawa ini sebelum hambamu ini  bisa ............. atau minimal bisa membangun sebuah Masjid dalam hidup hamba.

Yang saya ingat :
Setelah kematian semuanya terputus kecuali tiga perkara :
1. Amal jariah
2. Ilmu yang bermanfaat
3. Do'a anak sholeh.

Mas,
Siapa yang bisa menjamin, kalau kita meninggal istri tidak kawin lagi dari uang asuransi jiwa kita ?
Siapa yang bisa menjamin warisan dari asuransi jiwa hanya dikususkan untuk biaya  pendidikan anak ?
Siapa yang  menjamin kalau kita mati , anak-anak kita terlantar ? Boleh jadi mereka menjadi lebih tegar dan sukses dalam mengarungi hidup karena ketegaran istri kita.

mungkin rasa keAkuan terlalu besar sehingga agak kabur mengakui kekuasaan mutlakNya.

Mumpung masih hidup :
Mari ber MLM dalam amal jariah.
MLM mbangun Rumah Anak Yatim. InsyaAlloh Alloh pasti menjaga anak keturunan kita.
MLM membangun sekolah, masjid dll
" Perniagaan dengan Alloh dibalas cash 10x lipat  didunia , selebihnya di akhirat "
Saya teringat perkataan ibu teman saya. " Le aku ora iso ngewarisi opo-opo, mur iso ngekolahke awakmu ( sampai STTT ) "  " Nak ibu tidak bisa meninggalkan warisan apapun, bisanya cuma menyekolahkan kamu ( sampai STTT ) "
thanks to : wahyu s, atas inspirasinya

Semoga bermanfaat.
Mohon maaf bila ada kata yang salah.
Salam
- niat ber MLM dalam sharing ilmu -

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...