Senin, 11 April 2011

Sekelumit tentang karakter Pemimpin

Pidato Abu Bakar ketika diangkat menjadi kalifah :
" ... Wahai sekalian manusia, kalian telah sepakat memilihku sebagai khalifah untuk memimpinmu. Aku ini bukan yang terbaik dari kalian, maka bila aku berbuat baik dalam melaksanakan tugasku, bantulah aku. Tetapi bila aku bertindak salah, betulkanlah aku.
Berlaku jujur adalah amanah, berlaku bohong adalah khianat.
... Taatlah kepadaku selama aku taat kepada Alloh dan Rosul-Nya. Apabila aku tidak taat lagi kepada Alloh dan Rosulnya, maka tidak ada kewajibanmu untuk taat kepadaku... "

Dalam ajaran Jawa, tugas pemimpin adalah mamayu hayuning bawana. Yaitu mewujudkan kesejahteraan, keadilan dan kemakmuran bagi rakyat yang dipimpinnya.

Standar kearifan pemimpin tercermin dalam pancasetya. Yaitu setya budaya ( berbudaya, Ganbaru, Sopan ), setya wacana ( memegang teguh ucapan ), setya semaya ( harus menepati janji ), setya laksana ( bertanggung jawab) dan setya mitra ( memelihara persahabatan ).

Pidato Perdana Mentri China 1998 saat dilatik " Sediakan 100 peti mati untuk koruptor, dan satu untuk saya jika saya melakukan hal yang sama "

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...