Rabu, 25 Maret 2015

Pengalaman Pertama di Ruqyah bulan Desember 2014

Sehabis ruqyah tambah parah, dada sakit , sholat tambah nggak bisa kusuk, zdikir mental. Semua karena ada sebuah hijab / benteng yg sangat tebal didada.


Ruqyah mandiri, nggak mempan. Tapi tetep berusaha untuk ruqyah mandiri. Sampai akhirnya saya dinasehati sahabat (nuhun kang M Nuyak) untuk meluangkan waktu untuk berdua dengan Alloh.

Nyambatlah, mengadulah dan merengeklah kepada Alloh, dengan keikhlasan. Bersandar hanya kepada Alloh. Allohu somad. Jadilah seperti anak kecil yang merengek kepada ibunya.

Subhanalloh, Alhamdulillah hijab, tabir dan rasa sakit dalam dada itu terangkat dengan mudah.
Ruqyah itu Doa.

Semoga rasa sakit di dada mas menjadi hikmah, dan bisa mempelajari detail apa hijab didada, bagaimana rasa gangguan yg dirasakan dada. Dan dosa apa yg telah kita lakukan sehingga dada ini terasa sakit, walau udah dirukyah beberapa kali.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...